Wahai Gaza, darimu kami belajar (dan untukmu kami berdo’a)

rid-freepalestine

Nanar mataku membaca semua berita tentang penyerangan berdarah di wilayah Gaza. Bukan saja tak berkesudahan, tapi ini adalah genocide luar biasa kejam!

Kezaliman yang vulgar telah dipertontonkan Zionis Israel kepada masyarakat dunia. Bocah-bocah Gaza berderai air mata lantaran kehilangan orang tuanya, remaja-remaja Palestina bertumbangan di depan tank-tank serdadu Yahudi, dan kulit-kulit mungil itu bercucuran mengalirkan darah.

Lantas bagaimana dengan kita? Bukankah setiap mukmin itu bersaudara, lantas kenapa kita membiarkan mereka tak berhenti menyeka air mata darah?

Ketika anak-anak Palestina meregang nyawa ditembus peluru Israel, sedang apakah kita? Main basket? Tidur nyenyak? Atau, malah sedang tawuran dengan sesama saudara? Ironis bukan?

Juga, ketika anak-anak Palestina menderita di pengungsian akibat diusir dari negeri mereka sendiri, kita sedang berbuat apa? Main game, pacaran, nonton konser musik, atau malah sedang asyik melahap makanan “bule” di resto kelas wahid dengan harga selangit? Lalu, di mana rasa peduli kita terhadap saudara sendiri?

Apa yang mesti kita lakukan saat saudara-saudara kita di Palestina terus berjuang melawan ancaman kematian, berjibaku melawan penderitaan, bergelut melawan kesedihan , bertarung melawan kesabaran, berjihad melawan lemahnya pemimpin-pemimpin Arab di hadapan para aggresor laknatullah itu?

Jika memang benar adanya, maka sepantasnya kita semua belajar dari warga Gaza yang tetap hidup dalam izzah Islam meski dunia mengucilkan dan mengisolasi mereka.

Meski dunia tak pernah berbuat adil terhadapnya. Meski dunia berdiam diri menyaksikan jasad-jasad keluarganya bergelimpangan meregang nyawa di atas pangkuannya. Meski bayi-bayi mereka menjadi ‘martir’ perjuangannya.

Dari Gaza kita belajar semangat dan kemauan. Dari Gaza kita belajar bahwa adalah sesuatu yang mungkin untuk menghancurkan kesombongan penjajah. Dari Gaza juga kita belajar kemuliaan dan kehormatan.

Wahai Gaza. Kami memang banyak belajar darimu. Atas mimpi besar ditengah-tengah kabut duka. Tentang keteguhan meski ajal menjadi taruhan. Atas izzah Islam meski tak sedikit diantara kalian menggadaikan nyawa kepada agressor, atas semangat persaudaraan meski penjajah tak pernah bosan memecah belah.

Kami belajar padamu tentang daya juangmu, meski berpuluh-puluh tahun kemerdekaanmu terampas dari tanah tinggalmu sendiri. Kami juga belajar darimu tentang optimisme, tentang masa depan, meski kekejian-demi-kekejian memancung urat-urat nadimu.

Dan kami belajar bahwa perjuangan harus diiringi pengorbanan.Dan, darimu kami memahami bahwa tak ada kata usai dan menyerah dalam kamus perjuangan!

Palestina, bumi penuh berkah yang Allah jadikan tempat turunnya risalah, tempat berhimpunnya kebudayaan dan tempat hijrah para nabi-Nya. Di dalamnya terdapat kiblat pertama dan tempat diisra’kannya Nabi Muhammad SAW.

Gaza, kota lahir Imam Syafii, saat ini porakporanda. Hanya doa yang bisa kami kirimkan dari negeri yang jauh. Semoga Allah memberikan kekuatan seluruh Rakyat Palestina.

Ya Rabb, satukan hati seluruh Umat Muslim di Dunia. Jangan biarkan Israel memusnahkan bangsa Palestina. Limpahkan kejayaan bagi mereka.

Ya Allah, muliakanlah Islam dan kaum muslimin, hinakanlah kesyirikan dan kaum musyrikin, hancurkanlah musuh-Mu dan musuh agama-Mu dengan keburukan wahai Rabb semesta alam.

Ya Allah, berilah adzab…. Ya Allah berilah adzab…. Ya Allah berilah adzab…. orang-oramg kafir yang telah menghalang halangi kami dari jalan-Mu, para musuhmu yang telah membunuh para wali-Mu, para kekasih-Mu, para mujahid-Mu.

Ya Allah, pecah belahlah, hancur leburlah kelompok mereka, porak porandakanlah mereka dan goncangkanlah kedudukan mereka, goncangkanlah hati-hati mereka terlebih khusus bagi orang-orang Yahudi dan sekutu-sekutu mereka. Sesungguhnya Engkau Maha Berkuasa

Ya Allah, tolonglah Islam dan saudara kami dan para mujahidin, orang yang berperang di jalan-Mu, di Palestina dan di mana saja mereka berada wahai Rabb semesta alam.

Kabulkanlah yaa Tuhan kami.

Bagi saya yang imannya masih lemah ini, hanya sebaris doa inilah yang bisa saya persembahkan. Namun tidak tertutup kemungkinan, jika doa itu terpanjat oleh jutaan ummat Islam di seluruh dunia, dengan diiringi istighfar, hamdallah dan shalawat Nabi, Insya Allah, Allah berkenan memberikan pertolongan untuk keselamatan Palestina yang mulia.

Jangan lupakan Gaza, rakyat Palestina dan masjid Al Aqsha, walaupun hanya dengan seuntai doa.

SAVE GAZA!!

SAVE OUR PALESTINE!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s